Purwokerto – Alhamdulillah, sebuah capaian besar yang dinantikan akhirnya resmi terwujud. Perjuangan, dedikasi, dan komitmen seluruh tim internal Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) UIN Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri Purwokerto dalam memperkuat ekosistem halal membuahkan hasil yang luar biasa. LPH UIN Saizu kini resmi naik kelas dari status LPH Pratama menjadi LPH Utama.
Pencapaian ini disahkan melalui Sertifikat Akreditasi Lembaga Pemeriksa Halal Nomor REG RI LH A-2U12359A9B000000000011963326 yang diterbitkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) RI di Jakarta pada 6 Juli 2026, dengan masa berlaku hingga 6 Juli 2030. Sertifikat resmi ini ditandatangani langsung oleh Kepala BPJPH RI, Ahmad Haikal Hasan, berdasarkan rekomendasi dari Ketua Dewan Pelaksana Tim Akreditasi LPH.
Keberhasilan ini merupakan buah dari konsistensi seluruh tim yang mengawal rangkaian Assessment Perubahan Kualifikasi sejak 10 Desember 2025 lalu, hingga pemenuhan seluruh persyaratan administratif dan teknis selesai dilakukan.
Jangkauan Lebih Luas: Siap Melayani Audit Nasional hingga Internasional
Dengan menyandang status Kualifikasi Utama, ruang gerak dan kewenangan LPH UIN Saizu kini meluas secara signifikan. Kita tidak lagi dibatasi oleh sekat wilayah regional, melainkan telah memiliki legalitas penuh untuk melakukan pemeriksaan dan audit halal di tingkat Nasional hingga Internasional (Luar Negeri).
Didukung oleh 9 auditor halal yang telah tersertifikasi, lingkup layanan LPH UIN Saizu kini mencakup:
-
Verifikasi dan validasi produk.
-
Inspeksi produk dan Proses Produk Halal (PPH).
-
Inspeksi Rumah Potong Hewan (RPH) dan unggas.
-
Audit dan pengujian laboratorium untuk produk makanan, minuman, obat, produk kimia, jasa penyembelihan, hingga jasa pengolahan.
-
Layanan pemeriksaan untuk pelaku usaha berskala menengah hingga industri besar.
Rasa Syukur dan Langkah Strategis ke Depan
Direktur LPH UIN Saizu, Oki Edi Purwoko, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi setinggi-tingginya atas kerja keras seluruh rekan-rekan tim internal. Menurutnya, status Utama ini membuka peluang strategis yang sangat besar, baik untuk mendukung program domestik seperti Program Makan Bergizi Gratis, maupun merespons tingginya permintaan audit produk obat dan kimia dari pelaku usaha luar negeri.
“Memang masih ada beberapa cakupan yang sedang kita persiapkan, terutama untuk bidang jasa distribusi dan penyimpanan. Seiring berjalannya waktu, kita akan terus bergerak mencari dan bekerja sama dengan laboratorium pendukung yang kompeten. Untuk saat ini, mari kita running dan maksimalkan seluruh cakupan yang ada dengan performa terbaik,” ungkap Pak Oki memotivasi tim.
Menyambut Tantangan Baru dari Rektor
Peningkatan status ini juga mendapat perhatian dan dukungan penuh dari Rektor UIN Saizu Purwokerto, Prof. Ridwan. Beliau menekankan bahwa lompatan menjadi LPH Utama harus dibarengi dengan penguatan kapasitas internal. Rektor mendorong para auditor untuk terus mengasah kompetensi multibahasa agar siap melayani klien internasional secara profesional.
Selain itu, pihak universitas juga tengah menyiapkan roadmap pengembangan laboratorium halal untuk tiga tahun ke depan, yang mencakup penyediaan sarana, peralatan mutakhir, serta dukungan anggaran yang kuat.
Selamat untuk seluruh tim internal LPH UIN Saizu Purwokerto! Status LPH Utama ini adalah amanah sekaligus gerbang bagi kita untuk berkontribusi lebih luas dalam menyediakan layanan pemeriksaan halal yang kredibel, profesional, dan berstandar internasional. Bismillah, mari kita melangkah maju bersama menuju kancah global!

